Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Benuang Sebagai Media Tanam Jamur Tiram Putih Pada Usaha D’papua Jamur Di Kelurahan Malasom Distrik Aimas Kabupaten Sorong

Yerrynaldo Loppies, Lanny Wattimena, Yetti S Serkadifat, Rerung Lumbaya

Abstract

Pemanfaatan serbuk gergaji kayu benuang dapat mengurangi limbah karbon hasil pembakaran serbuk gergajian kayu benuang yang ada di Kabupaten Sorong Papua Barat. Serbuk kayu benuang termasuk serbuk kayu yang tidak mengandung getah, tidak mengandung minyak dan bahan kimia sehingga cocok untuk dimanfaatkan sebagai media tanam. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pemanfaatan limbah serbuk gergaji kayu benuang sebagai media tanam jamur tiram putih, yang dilaksanakan pada Usaha D’Papua Jamur yang merupakan salah satu usaha pembudidayaan Jamur Tiram Putih, dan dikelola langsung oleh anak asli Papua Barat yang bernama Bapak Frengki Duwit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah serbuk kayu benuang sebagai media tanam jamur tiram putih dapat mengurangi limbah gergaji kayu yang ada di Kabupaten Sorong. Kayu atau serbuk gergaji yang digunakan sebagai media tanam harus steril, tidak mengandung Pestisida atau bahan beracun lainnya, serta memilih jenis kayu yang tidak terlalu keras dan serbuk gergaji kayu dapat mempertahankan bablog agar tidak berubah bentuk. Tahapan pengelolaan limbah serbuk gergaji kayu benuang sebagai media tanam jamur tiram putih pada Usaha D’Papua Jamur terdiri dari Penyediaan bahan berupa serbuk kayu benuang. Serbuk gergaji ditambahkan dengan beberapa bahan pelengkap nutrisi untuk pertumbuhan jamur tiram, seperti dedak, kapur, dan air. Tahapan selanjutnya adalah Pengkomposan, Pembuatan Media Tanam (disebut sebagai bablog), Sterilisasi, Inokulasi atau Penanaman Bibit Jamur, Inkubasi, Pemeliharaan, Pertumbuhan, dan Pemanenan. Pemanfaatan limbah serbuk kayu benuang sebagai media tanam jamur sangat baik, dimana jenis kayu benuang merupakan kayu yang sangat ringan, tidak bergetah dan harga serbuk relatif  murah. Berat jamur yang dihasilkan dari pemanfaatan limbah serbuk gergaji kayu benuang berkisar antara 0,5 ons sampai 3,527 ons dengan masa pemanenan sebanyak 3 kali panen per bablog.

Keywords

Pemanfaatan Limbah; Serbuk Gergaji, Kayu Benuang; Jamur Tiram Putih

Full Text:

PDF

References

Aisyah. 2013. Karakteristik Gelas Limbah Hasil Verifikasi Limbah Cair Tingkat Tinggi. Jurnal Teknologi Pengolahan Limbah, 16(1). 13-22.

Abdurrahman. 2008. Pengaruh Takaran Pupuk Biobanci Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis. Bandung.

Chayana, Muccoji. dan M. Bachrun.1999. Jamur Tiram. Jakarta: Penabar Swadaya.

Danarto (2011) dalam Herawati Irsyad. Pemanfaatan Serbuk Kayu Mahoni sebagai media tanam.

Mahida., U.N. 2004. Pengaruh Kompos Terhadao Ketersediaan Unsur Hara dan Produksi Tanaman Caisin. Bogor Institute Pertanian Bogor.

Ranchman, S. dan Malik, P. 2011. Pertanian Organic Menuju Pertanian Alterntaif dan Berkelanjutan. Kansius. Yogyakarta.

Setiyono, dkk. 2004. Pedoman Teknis Pengelolaan Limbah Industri Kecil. Jakarta.

Wahyo, S. 2012. Membuat Pupuk Organic Dari Aneka Limbah. Jakarta Selatan : PT. Agromedia Pustaka.

Article Metrics

Abstract view : 2209 times
PDF downloaded : 1577 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.