KONSEP PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS KONSERVASI DI KAMPUNG MALAGUFUK KABUPATEN SORONG

Maya Pattiwael

Abstract


Dampak negatif dari kegiatan ekowisata terhadap hutan alam dapat diatasi dengan pemberdayaan masyarakat lokal dalam kegiatan ekowisata yang berbasis konservasi agar kelestarian sumberdaya alam yang ada pada daerah tersebut dapat terus dijaga. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Kampung Malagufuk berupa sosialisasi tentang pengembangan ekowisata berbasis konservasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Kampung Malagufuk tentang pentingnya menjaga kekayaan sumberdaya alam yang ada pada hutan alam Klasow agar tidak disalahgunakan atau dirusak oleh para pengunjung. Penerapan prinsip dan konsep pengembangan ekowisata berbasis konservasi berupa kelestarian fungsi ekosistem, kelestarian obyek daya tarik wisata alam, kelestarian sosial budaya, kepuasan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung, sertaprinsip manfaat ekonomi. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian ini berupa penanaman bibit pohon sebagai bukti kepedulian terhadap konservasi  dan mendapat dukungan yang baik dari masyarakat setempat.


Full Text:

PDF

References


Anonim. 2009. Prinsip dan Kriteria Ekowisata Berbasis Masyarakat. Kerjasama Direktorat Produk Pariwisata, Direktorat jenderal Pengembangan destinasi Pariwisata, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dan WWF-Indonesia

Fandeli C. 2002. Perencanaan Kepariwisataan. Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta

Priono Y. 2012. Pengembangan Kawasan Ekowisata Bukit Tangkiling Berbasis Masyarakat. Jurnal Perspektif Arsitektur Volume 7 Nomor 1, Halaman 51-67. ISSN 1907 - 8536

Sastrayuda, G. S. 2010. Hand Out Mata Kuliah Concept Resort and Leisure, Strategi Pengembangan dan Pengelolaan Resort and Leisure. STBA-YAPARI-ABA Bandung

Supriadi B, Nafi M., Roedjinandari N. 2017. Pengembangan Ekowisata Daerah. Buku Bunga Rampai Tahun 2017. Universitas Merdeka Malang. ISBN 978-602-6672-41-4

Qomariah L. 2009. Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat Di Taman Nasional Meru Betiri (Studi Kasus Blok rajegwesi SPTN I Sarongan). Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Skripsi




DOI: https://doi.org/10.34124/269163

Article Metrics

Abstract view : 1016 times
PDF downloaded : 240 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.